Friday, November 11, 2016

Rutinitas sekelompok warga pada hari jum'at

Tags
Ada sekelompok warga yang setiap hari jum'at melakukan kegiatan  jum'at bersih, kegiatan tersebut dilakukan di Masjid At- Taufiq yang terletak di Desa Kandangan Rt 12/02. kelompok warga yang terdiri sekitar 10 orang lebih tersebut  membersihkan masjid mulai dari lantai, kaca jendela dan juga dinding- dinding yang terlihat berdebu.

Tim relawan tersebut merupakan beberapa warga dari lingkungan setempat, mereka menyempatkan diri untuk libur bekerja dan melakukan aktifitas jum'at bersih di masjid. karena letak geografis Masjid  At- Taufiq desa  kandangan  tersebut tepat di pinggir jalan membuat debu di lantai masjid harus sering dibersihkan.
Kegiatan yang dilakukan setiap hari jum'at tersebut bertujuan agar saat sholat jum'at para jamaah lebih nyaman dan khusu' dalam beribadah karena kondisi masjid yang bersih.

Sunday, November 6, 2016

Capeknya tukang prahu tambangan

Tags
Sudah sekitar satu minggu ini, tambangan ( tempat penyebrangan perahu  transportasi ) di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk setiap pagi sulit beroperasi. semisal terlihat ditambangan Rt 15 yang punya julukan Tambangane rt setiap pagi memilih libur tidak dioperasikan ( padahal tambangan yang menghubungkan antara desa kandangan dan mojosari ini terbilang sangatlah ramai ) hal tersebut disebabkan perahu tambangan setiap pagi kandas, bahkan perahu tersebut sering menggantung dan berada di daratan.
Fenomena ini membuat sarana transportasi di desa kandangan tidak bisa maksimal, sering terjadi keterlambatan para warga yang memiliki aktifitas disebrang bengawan, baik para pekerja maupun anak-anak yang hendak berangkat sekolah.
Mendengarkan Mas Kacuk, yang berprofesi sebagai tukang tambang di Rt 15 menjelaskan " Kondisi bengawan yang berada di hulu bendung gerak setiap hari dimulai  pukul delapan pagi sampai  sore perlahan namun pasti mengalami kenaikan air, hingga air penuh, hal ini disebabkan posisi bendung gerak ditutup, sedangakan kalau malam sampai pagi bendung gerak dibuka, sehingga air yang ada di hulu bendung gerak habis, itulah sebabnya kenapa tiap pagi perahu kandas dan menggantung didaratan bengawan."
Kenapa Mas Kacuk memilih libur ? ya jelas saja lha wong perahunya kandas didaratan, Mas Kacuk memilih menunggu air naik sehingga perahunya bisa beroperasi lagi, namun setelah bisa dioperasikan lagi kerja beratpun harus siap  dilakukan misalnya menata trak untuk penghubung perahu dan daratan ( sering disebut WOT ) membersihkan lumpur yang menumpuk ( biasa disebut LINET ) hal inidikerjakan secara kontinyu dan berulang-ulang karena kondisi air terus naik.

Berbeda lagi dengan cerita Mas Kacuk, ditambangan yang masih terletak di  Rt 15 juga yakni Tambangane Pak Dasuki  tetap memilih berusaha beroperasi sehingga jika pagi hari antrian bisa mencapai puluhan meter.
seperti terlihat distatus  galaunya akun facebook salah satu warga yang bernama Aak Bendot
Dia mengatakan soapan tekane pasar ? " kapan nyampainya pasar? "
lha wong kondisi normal aja antriannya penuh apalagi kondisi kayak begini, warga yang akan menyebrang harus nunggu bongkar pasang Trak/wot ditambah lagi harus nunggu pembersihan lumpur/linet yang licinnya minta ampun./Ubay

Wednesday, November 2, 2016

Penemuan Ular besar di Desa Kandangan

Telah ditemukan seekor ular yang ukurannya cukup besar, yakni panjang kurang lebih 300 cm dan berdiameter sekitar 45 cm di Desa Kandangan Rt 12/02 tepatnya didalam rumah Bapak Padimin, menurut sebagian warga ular ini dinamakan Ular Sawa Bumi namun  ada juga yang mengatakan sawa kembang atu piton.
Menurut cerita Bapak Padimin saat dikonfirmasi oleh tim Kim Mangunjaya , ular ini ditemukan kemarin malam yakni tanggal 01 Nopember 2016 pukul 22.00 WIB atau sekitar pukul sepuluh malam, Pak Padimin bercerita bahwa awal mula diketahuinya ular tersebut adalah saat cucunya menyalakan obat nyamuk saat hendak tidur dan ditaruh di bawah tempat tidur, tanpa disengaja ia menyentuh ular tersebut " kok gembuk-gembuk iki opo ? " kok empuk-empuk ini apa? ucap pak Padimin menirukan kata cucunya, setelah terlihat ternyata adalah ular. Karena keadaan malam hari dan situasi penerangan kurang memadai Pak Padimin hanya membiarkan saja sambil menjaganya dan akan mengamankan dipagi harinya.

Setelah pagi tiba pak Padimin segera menghubungi anaknya untuk bersama-sama mengamankan ular tersebut, sampai saat ini ular tersebut diamankan dalam sebuah kotak dan menjadi tontonan ratusan warga sekitar./Ubay.