// API callback
relpostimgcuplik({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3989106011559551434"},"updated":{"$t":"2023-10-31T05:51:25.261+07:00"},"category":[{"term":"Berita"},{"term":"Agustusan"},{"term":"Pendidikan"},{"term":"Home Industri"},{"term":"Kim"},{"term":"Pertanian"},{"term":"Kandangan"},{"term":"Keagamaan"},{"term":"Potensi"},{"term":"Warung Kopi"},{"term":"Wayahe"},{"term":"Featured"},{"term":"Kanten"},{"term":"Pemilu"},{"term":"Perikanan"},{"term":"Video"},{"term":"GDD"},{"term":"LPMD"},{"term":"PKK"},{"term":"Padang"},{"term":"Sumbang timun"},{"term":"peternakan"}],"title":{"type":"text","$t":"KIM MANGUN JAYA"},"subtitle":{"type":"html","$t":"Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM ) Mangun Jaya Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur 62155"},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/feeds\/posts\/default"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/3989106011559551434\/posts\/default\/-\/Pertanian?alt=json-in-script\u0026max-results=50"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/search\/label\/Pertanian"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"}],"author":[{"name":{"$t":"DESA KANDANGAN"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/17673456313256724262"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"http://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"4"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"50"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3989106011559551434.post-8313211655023853315"},"published":{"$t":"2018-04-27T13:31:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2018-04-27T13:31:29.759+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kandangan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pertanian"}],"title":{"type":"text","$t":"Petani Desa Kandangan Berharap Lahannya di Teliti"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cbr \/\u003E\nPetani di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro berharap agar pada masa tanam di akhir musim penghujan ini, lahan pertanian mereka dapat lebih baik dari sebelumnya. Hal itu disebabkan karena saat ini, mereka merasa ada perubahan kondisi lahan pertanian mereka.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n“Sejak lima tahun terakhir, kondisi ini kami rasakan. Yakni di awal kemarau tanaman padi kami sulit berkembang, tidak seperti lima tahun lalu,” kata Rouf (27\/04) seorang petani yang memilik lahan seluas seperampat hekatar (ha).\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ctable align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;\"\u003E\u003Ctbody\u003E\n\u003Ctr\u003E\u003Ctd style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-qeMwOGVJ6GM\/WuLDTqYGUtI\/AAAAAAAAZCE\/cFE_6ef3-9EGaY5fJNB8awMSMl1lW9fdgCLcBGAs\/s1600\/Lahan%2Bpertanian%2Bdi%2BDesa%2BKandangan%2BKecamatan%2BTrucuk%2Bsaat%2Bini%2Bmasih%2Bdalam%2Bmasa%2Btanam.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"780\" data-original-width=\"1040\" height=\"480\" src=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-qeMwOGVJ6GM\/WuLDTqYGUtI\/AAAAAAAAZCE\/cFE_6ef3-9EGaY5fJNB8awMSMl1lW9fdgCLcBGAs\/s640\/Lahan%2Bpertanian%2Bdi%2BDesa%2BKandangan%2BKecamatan%2BTrucuk%2Bsaat%2Bini%2Bmasih%2Bdalam%2Bmasa%2Btanam.jpg\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\n\u003Ctr\u003E\u003Ctd class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center;\"\u003ELahan pertanian di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk saat ini masih dalam masa tanam (foto: dx\/jk)\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\n\u003C\/tbody\u003E\u003C\/table\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nKondisi itu selain membuat tanaman padi sulit berkembang, yang akhirnya membuat hasil panen jauh menurun juga menaikkan biaya produksi. “Karena kami hanya bisa berupaya dengan mencoba-coba dengan berbagai jenbis pupuk dan obat,” tambahnya.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nHal senada juga diutarakan oleh Tamban, petani lainnya yang juga adalah Kepala Desa setempat. “Benar, banyak keluhan terkait hal itu, saya sendiri juga merasakan,” jelasnya. Lahan pertanian di Desa Kandangan yang terletak di bantaran sungai Bengawan Solo sendiri ada sekitar 170 hektar yang 98 hektar diantaranya merupakan sawah pengairan sungai Bengawan Solo.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nPara petani di Desa Kandangan berharap ada bantuan dari pihak-pihak terkait. “Utamanya penelitian yang dapat memberikan solusi atas permasalahan petani di desa kami,” pungkasnya.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nSementara itu, menurut Wantik, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Trucuk dari Dinas Pertanian (Distan), hal tersebut dipengaruhi oleh kondisi air di sungai Bengawan Solo. “Saat ini kondisi air sungai Bengawan Solo sudah berbeda dibanding beberapa tahun lalu,” katanya.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nIa mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya air sungai Bengawan Solo merupakan sumber pengairan yang bagus untuk lahan pertanian dikarenakan membawa material organik yang dibutuhkan tanaman padi. “Namun saat ini, seperti kita ketahui air sungai Bengawan Solo telah tercemar. Itu sangat berpengaruh untuk pertanian yang menggunakan air sungai Bengawan Solo sebagai sumber pengairannya,” jelasnya."},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/feeds\/8313211655023853315\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/2018\/04\/petani-desa-kandangan-berharap-lahannya.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/3989106011559551434\/posts\/default\/8313211655023853315"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/3989106011559551434\/posts\/default\/8313211655023853315"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/2018\/04\/petani-desa-kandangan-berharap-lahannya.html","title":"Petani Desa Kandangan Berharap Lahannya di Teliti"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-qeMwOGVJ6GM\/WuLDTqYGUtI\/AAAAAAAAZCE\/cFE_6ef3-9EGaY5fJNB8awMSMl1lW9fdgCLcBGAs\/s72-c\/Lahan%2Bpertanian%2Bdi%2BDesa%2BKandangan%2BKecamatan%2BTrucuk%2Bsaat%2Bini%2Bmasih%2Bdalam%2Bmasa%2Btanam.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3989106011559551434.post-8393910496332918194"},"published":{"$t":"2015-12-06T06:36:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2015-12-06T06:36:26.735+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pertanian"}],"title":{"type":"text","$t":"Banyak Petani yang panen lebih dini"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-jiDjnPDOH_0\/VmN0W7itzNI\/AAAAAAAAAQs\/4Z1gIdAJCD8\/s1600\/panen%2Bdini.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"266\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-jiDjnPDOH_0\/VmN0W7itzNI\/AAAAAAAAAQs\/4Z1gIdAJCD8\/s400\/panen%2Bdini.jpg\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\nMusim hujan disertai angin kencang yang terjadi di hari hari terakhir ini membuat banyak tanaman padi dan pepohonan yang rubuh, seperti terlihat di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, hektaran area persawahan dengan padi yang hampir segera dapat dipanen rubuh dilibas angin. hal ini menyebabkan banyak sekali petani yang memanen padinya lebih dini.\u003Cbr \/\u003E\nSeperti yang dijelaskan oleh Hadi, salah satu petani yang sedang memanen hasil padinya, \" piye neh toh mas...lha parine ruboh kerendem banyu yo di ret sisan \" mau gimana lagi mas lha wong padinya rubuh terendam air, jadi ya dipanen aja sekalian.\u003Cbr \/\u003E\nNamun disisi lain masih banyak juga petani yang tetap mempertahankan padinya dengan alasan menunggu benar- benar siap untuk dipanen, petani ini memilih untuk mengikat beberapa tanaman padi dan membangunkannya dari rendaman air, dengan harapan padi bisa dipanen tepat pada waktunya\/\u003Ca href=\"http:\/\/ubay-bjn.blogspot.co.id\/\"\u003EUbay\u003C\/a\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/feeds\/8393910496332918194\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/2015\/12\/banyak-petani-yang-panen-lebih-dini.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/3989106011559551434\/posts\/default\/8393910496332918194"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/3989106011559551434\/posts\/default\/8393910496332918194"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/2015\/12\/banyak-petani-yang-panen-lebih-dini.html","title":"Banyak Petani yang panen lebih dini"}],"author":[{"name":{"$t":"DESA KANDANGAN"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/17673456313256724262"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-jiDjnPDOH_0\/VmN0W7itzNI\/AAAAAAAAAQs\/4Z1gIdAJCD8\/s72-c\/panen%2Bdini.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3989106011559551434.post-6444050647433467447"},"published":{"$t":"2015-04-04T19:31:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2015-04-04T19:35:31.626+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pertanian"}],"title":{"type":"text","$t":"Lembur pembloweran Padi"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-u_Y4olRipHM\/VR_WN5zAA4I\/AAAAAAAAAMc\/LT2p8i4U2AU\/s1600\/DSC_0002.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-u_Y4olRipHM\/VR_WN5zAA4I\/AAAAAAAAAMc\/LT2p8i4U2AU\/s1600\/DSC_0002.jpg\" height=\"265\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u0026nbsp;Sudah hampir satu minggu berjalan, setiap malam bertempat dikandangan Rt 15 Rw 02 kelompok tani mengadakan pembloweran padi, yakni pemrosesan pemisahan padi dengan kotoran- kotoran atau padi- padi yang tidak berisi agar menyisakan padi yang baik, bersih dan berbobot, rutinitas tersebut dikerjakan setiap malam hari\u0026nbsp; sampai pagi mengingat lahan yang sedang panen cukup luas\/\u003Ca href=\"http:\/\/ubay-bjn.blogspot.com\/\"\u003Eubay\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-oTG0KinnEaE\/VR_YnCj6RnI\/AAAAAAAAAMo\/2lGRBUQfCM0\/s1600\/C360_2014-11-21-06-44-57-730aa.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-oTG0KinnEaE\/VR_YnCj6RnI\/AAAAAAAAAMo\/2lGRBUQfCM0\/s1600\/C360_2014-11-21-06-44-57-730aa.jpg\" height=\"266\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/feeds\/6444050647433467447\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/2015\/04\/lembur-pembloweran-padi.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/3989106011559551434\/posts\/default\/6444050647433467447"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/3989106011559551434\/posts\/default\/6444050647433467447"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/2015\/04\/lembur-pembloweran-padi.html","title":"Lembur pembloweran Padi"}],"author":[{"name":{"$t":"DESA KANDANGAN"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/17673456313256724262"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-u_Y4olRipHM\/VR_WN5zAA4I\/AAAAAAAAAMc\/LT2p8i4U2AU\/s72-c\/DSC_0002.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3989106011559551434.post-8464573849496276458"},"published":{"$t":"2014-11-20T21:10:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2014-11-20T21:10:03.424+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pertanian"}],"title":{"type":"text","$t":"Sosialisasi Pengembangan Tanaman Jambu Air \u0026 Jambu Biji Merah Di Desa Kandangan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-HRqpQjXy91g\/VG3qXyfrVWI\/AAAAAAAAAJU\/KnujW-75jds\/s1600\/jambu.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-HRqpQjXy91g\/VG3qXyfrVWI\/AAAAAAAAAJU\/KnujW-75jds\/s1600\/jambu.jpg\" height=\"212\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003EBertempat dibalai desa Kandangan Kecamatan Trucuk Bojonegoro Kamis 20 Nopember 2014, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan sosialisasi Pengembangan Tanaman Jambu Biji\u0026nbsp; Merah \u0026amp; Jambu Air dalam menunjang kawasan Agrowisata di wilayah kecamatan trucuk, terutama di bantaran Bengawan solo\u003Cbr \/\u003E\nDalam acara ini dihadiri oleh Tim Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Camat Trucuk , Sekcam, UPTD Pertanian Kecamatan Trucuk serta semua penyuluh pertanian Kecamatan Trucuk, sedangkan pesertanya meliputi sebagian Kelompok Tani dari Desa Kandangan, Sumbang timun \u0026amp; Kanten dengan jumlah peserta lebih dari 100 orang.\u003Cbr \/\u003E\nJambu biji merah dan jambu air\u0026nbsp; merupakan salah satu tanaman buah yang mudah dalam perawatan sehingga\u0026nbsp; cocok untuk ditanam di daerah Kandangan dan sekitarnya\u0026nbsp; , Tanaman Jambu Air maupun Jambu biji merah merupakan tanaman yang\u0026nbsp; juga dapat menambah indahnya pekarangan, selain itu juga dapat menjadikan penunjang gizi masyarakat sekitar, Menurut Bpk. Joko Pujo Wiyono SP, dari Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro menegaskan sesuai keinginan Bapak Bupati Bojonegoro daerah Kecamatan Trucuk termasuk salah satu daerah yang akan menjadi kawasan Agrowisata.\u003Cbr \/\u003E\nSosialisasi yang dilaksanakan Dinas pertanian Kabupaten Bojonegoro malam ini merupakan sosialisasi yang kedua kalinya setelah kemarin dilaksanakan di Desa Tulungrejo, dan untuk yang ketiga kalinya akan dilaksanakan di Desa Pagerwesi.\/\u003Ca href=\"https:\/\/www.facebook.com\/ubay.ahmad.18\"\u003EUbay\u003C\/a\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/feeds\/8464573849496276458\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/2014\/11\/sosialisasi-pengembangan-tanaman-jambu.html#comment-form","title":"2 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/3989106011559551434\/posts\/default\/8464573849496276458"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/3989106011559551434\/posts\/default\/8464573849496276458"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.kimmangunjaya.or.id\/2014\/11\/sosialisasi-pengembangan-tanaman-jambu.html","title":"Sosialisasi Pengembangan Tanaman Jambu Air \u0026 Jambu Biji Merah Di Desa Kandangan"}],"author":[{"name":{"$t":"DESA KANDANGAN"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/17673456313256724262"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-HRqpQjXy91g\/VG3qXyfrVWI\/AAAAAAAAAJU\/KnujW-75jds\/s72-c\/jambu.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"2"}}]}});