Showing posts with label Kandangan. Show all posts
Showing posts with label Kandangan. Show all posts

Tuesday, August 7, 2018

On air KIM Mangunjaya di Malowopati


Kim ( Kelompok Informasi Masyarakat ) mangunjaya Kandangan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, hari ini selasa 7 agustus 2018 on air di radio Malowopati Bojonegoro.
On air perdana kim mangunjaya tersebut merupakan sharing terkait literasi digital, penyebar luasan berita atau potensi desa, dan penggunaan atau pemanfaatan internet positif.

Didampingi kepala desa Kandangan, Ketua Kim mangunjaya Wahyu Choirur rouf beserta teknisi dan admin Kim Ubay Ahmad menjadi nara sumber, on air yang dipandu langsung oleh Mbak Mia Malowopati dalam sesi acara dialog interaktif " Ayo Masbro " ( Masyarakat Bojonegoro produktif ) pukul 08.00 sampai 09.30 tersebut berjalan dengan sangat lancar, diharapkan dengan adanya on air tersebut kim mangunjaya bisa semakin dikenal, semakin eksis sehingga bisa menambah suportifitas para pengelola Kim lain khususnya di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Friday, April 27, 2018

Petani Desa Kandangan Berharap Lahannya di Teliti


Petani di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro berharap agar pada masa tanam di akhir musim penghujan ini, lahan pertanian mereka dapat lebih baik dari sebelumnya. Hal itu disebabkan karena saat ini, mereka merasa ada perubahan kondisi lahan pertanian mereka.

“Sejak lima tahun terakhir, kondisi ini kami rasakan. Yakni di awal kemarau tanaman padi kami sulit berkembang, tidak seperti lima tahun lalu,” kata Rouf (27/04) seorang petani yang memilik lahan seluas seperampat hekatar (ha).
Lahan pertanian di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk saat ini masih dalam masa tanam (foto: dx/jk)

Kondisi itu selain membuat tanaman padi sulit berkembang, yang akhirnya membuat hasil panen jauh menurun juga menaikkan biaya produksi. “Karena kami hanya bisa berupaya dengan mencoba-coba dengan berbagai jenbis pupuk dan obat,” tambahnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Tamban, petani lainnya yang juga adalah Kepala Desa setempat. “Benar, banyak keluhan terkait hal itu, saya sendiri juga merasakan,” jelasnya. Lahan pertanian di Desa Kandangan yang terletak di bantaran sungai Bengawan Solo sendiri ada sekitar 170 hektar yang 98 hektar diantaranya merupakan sawah pengairan sungai Bengawan Solo.

Para petani di Desa Kandangan berharap ada bantuan dari pihak-pihak terkait. “Utamanya penelitian yang dapat memberikan solusi atas permasalahan petani di desa kami,” pungkasnya.

Sementara itu, menurut Wantik, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Trucuk dari Dinas Pertanian (Distan), hal tersebut dipengaruhi oleh kondisi air di sungai Bengawan Solo. “Saat ini kondisi air sungai Bengawan Solo sudah berbeda dibanding beberapa tahun lalu,” katanya.

Ia mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya air sungai Bengawan Solo merupakan sumber pengairan yang bagus untuk lahan pertanian dikarenakan membawa material organik yang dibutuhkan tanaman padi. “Namun saat ini, seperti kita ketahui air sungai Bengawan Solo telah tercemar. Itu sangat berpengaruh untuk pertanian yang menggunakan air sungai Bengawan Solo sebagai sumber pengairannya,” jelasnya.

Friday, April 13, 2018

Pemdes Kandangan Adakan Pembayaran Pajak Berhadiah

Kandangan - Ada yang unik di Desa Kandangan, terkait dengan pembayaran SPPT pajak bumi dan bangunan (PBB) tahun 2018. Di tahun ini Pemerintah Desa Kandangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro akan memberikan hadiah penghargaan kepada Wajib Pajak ( WP ) dengan cara diundi, Wajib Pajak tersebut akan menerima kupon undian setelah mereka melunasi tanggungan pajaknya, kupon undian penghargaan tersebut selanjutnya akan diundi pada hari yang telah ditentukan.

Pemdes Kandangan Adakan Pembayaran Pajak Berhadiah - Foto by: Sunoto KIM Mangun Jaya
Berbagai macam hadiah sudah disediakan seperti halnya DVD player, kipas angin, setrika, alat sholat berupa sarung,mukena dan beberapa hadiah lainnya yang nilainya berjumlah total  jutaan rupiah. Dikutip dari website desa Kandangan, pelaksanaan undian akan dilaksanakan pada tanggal 28 April 2018.

H. Tamban selaku Kepala Desa Kandangan mengatakan " Program seperti ini ( pemberian hadiah penghargaan pada wajib pajak ) memang baru kali ini akan dilasanakan, ide ini muncul atas masukan beberapa perangkat desa kemarin lusa, karena ide tersebut terasa cukup menarik akhirnya kami menindak lanjuti dengan rapat pada hari ini ( 13 April 2018 ) , sehingga dapat kesimpulan program tersebut akan dilaksanakan, walaupun hadiah penghargaan tersebut terbilang masih cukup sederhana".

Sedangkan menurut Munhar, salah satu warga wajib pajak mengatakan " Program pemberian hadiah kepada wajib pajak seperti ini kayaknya  sekecamatan Trucuk, bahkan mungkin sekabupaten Bojonegoro belum pernah ada yang mengadakan, baru kali ini saya mendengar , kok Ono hadiahe Bereng mbayar pajek, " dengan bahasa logat asli desa Kandangan.

Pemerintah Desa Kandangan Kecamatan Trucuk sendiri mengharap semoga dengan adanya program tersebut masyarakat wajib pajak akan semakin sadar tentang pajak dan semakin semangat dalam pembayaran pajaknya, sehingga tidak ada lagi istilah nunggak.( ubay/KIM )