Showing posts with label Wayahe. Show all posts
Showing posts with label Wayahe. Show all posts

Thursday, August 9, 2018

Jelang Pemilu, Gerakan Desa Damai Kembali Digulirkan

Usulan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Mangun Jaya mengenai program yang berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu kembali mendapat apresiasi dari Pemdes Kandangan. "Kami kemarin mengusulkan agar program serupa yang kami inisiasi saat pelaksaan Pemilihan Bupati Bojonegoro kembali dilakukan," kata Wahyu Rouf, Ketua KIM Mangunjaya.

Program tersebut berupa Gerakan Desa Damai yang telah terbukti pada gelaran Pilkada lalu. Kepala Desa Kandangan, H Tamban, mengatakan bahwa pihaknya tak meragukan program usulan dari KIM Mangunjaya tersebut.

"Karena sudah terbukti. Pada Pilkada lalu sebenarnya potensi gesekan antar masyarakat pendukung Cabup cukup mengkhawatirkan. Namun ternyata gerakan yang dilakukan KIM ini cukup efektif untuk meminimalisirnya," tambahnya.

Gerakan Desa Damai merupakan program insidentil usulan KIM Mangunjaya yang pertama kali dilaksanakan menjelang Pilkada Serentak pada tahun 2018 ini.

Dalam program tersebut, KIM Mangunjaya dipercaya menjadi operator Posko Gerakan Desa Damai. Yakni membuka saluran pengaduan dan laporan terkait seluruh tahapan Pilkada serta bila sewaktu-waktu ada kejadian yang mengancam persatuan di Desa Kandangan.

Selain Posko Gerakan Desa Damai, KIM Mangunjaya bersama Pemdes secara berkala juga melakukan kegiatan pendekatan langsung ke masyarakat. Yakni secara door to door maupun dalam kesempatan waktu luang di warung-warung kopi.

"Kalau door to door, kami sengaja bertamu ke warga. Yakni warga yang dirasa mempunyai pengaruh, di situ kami melakukan pendekatan secara ndeso, yakni jagongan dan ngobrol ngalor ngidul," jelas Rouf. (*/Kim)

Thursday, August 2, 2018

Agustusan di Kandangan, KIM Mangunjaya Bantu Dirikan Bendera


Mendapat edaran dari group Whatsapp mengenai himbauan pengibaran bendera merah putih dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, KIM Mangunjaya di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk, segera menindaklanjuti dengan mendatangi rumah-rumah warga.

"Edaran yang kami terima adalah mengenai himbauan untuk mengibarkan bendera merah putih mulai Tanggal 1 Agustus," ujar Ubay Ahmad, anggota KIM Mangunjaya.

Kegiatan itu dilakukan sejak akhir bulan Juli lalu. Hasilnya, KIM Mangunjaya mendapati masih ada beberapa rumah yang belum mengibarkan bendera merah putih.

"Ada beberapa, rata-rata adalah rumah yang dihuni orang tua," tambahnya.

Guna menumbuhkan rasa nasionalisme seluruh warganya, serta agar tak menjadi bahan pergunjingan, saat mengetahui warga yang belum mengibarkan bendera, pihaknya secara langsung membantu warga untuk mendirikan tiang bendera dan memasangkan bendera merah putih.

Salah satunya adalah Mak Ju, yang sehari-hari mempunyai usaha warung kopi. Kesibukan Mak Ju sebagai seorang wanita yang sekaligus berjualan kopi, membuat dirinya tak terlalu memperhatikan edaran tersebut.

"Belum sempat, tapi ya belum tahu kalau mulai 1 Agustus. Biasanya sih kalau sudah mendekati tanggal 17 Agustus," kata Mak Ju

Mak Ju juga mengaku senang dengan yang dilakukan oleh KIM Mangunjaya. Tak hanya itu, dirinya juga merasa terhormat saat tahu bahwa ia juga diundang untuk mengikuti upacara bendera pada tanggal 17 Agustus besok. (*/Kim)

Wednesday, May 16, 2018

Musim Teroris, Pemdes Minta KIM Bantu Warga

Kepala Desa menghimbau agar seluruh warga di Desa Kandangan tetap tenang, terutama yang berkaitan dengan maraknya terorisme di Surabaya beberapa waktu lalu. “Tenang tapi tetap waspada,” kata H. Tamban, Kades Kandangan Trucuk.

Menurutnya, menghadapi situasi seperti ini memang tak mudah. Namun ia berpesan agar tak melakukan tindakan-tindakan yang diluar batas, misalnya serta merta mencurigai seseorang hanya karena penampilannya saja.

Guna menjaga stabilitas Desa Kandangan, Tamban meminta agar seluruh warga Desa Kandangan memanfaatkan segala fasilitas yang telah ada, termasuk diantaranya saluran Whatsapp. “Kalau kesulitan, bisa minta tolong ke yang lebih muda. Misalnya pada Kelompok Informasi Masyarakat. Terutama bagaiman caranya melaporkan sesuat dengan cepat,” tambahnya.

Desa Kandangan sendiri telah memiliki berbagai saluran resmi yang dimanfaatkan, selain Whatsapp milik desa, ada juga media sosial yang lebih mudah.

Sementara itu, Ketua KIM Mangunjaya menyatakan siap 24 jam untuk ikut aktif membantu masyarakat, termasuk mengajari bagaimana menggunakan Whatsapp ataupun media sosial yang ada.

Untuk saluran Whatsapp, pihak Pemerintah Desa Kandangan telah menyediakan nomor khusus di +62 853-0353-0249.